Oleh: Cecep Abdurrouf Hamidi

Eksistensi Pondok Modern Darussalam Gontor tidak luput dari usaha pendiri dalam melakukan terobosan pada sistem pendidikannya, yaitu melakukan modernisasi dalam bidang pengajarannya, yang membedakan sistem pengajarannya dengan lembaga pendidikan lainnya. Meskipun menyandang sebutan modern, Pondok Modern Darussalam Gontor tetap konsisten memegang tujuan pendidikan Islam, yaitu membentuk pribadi muslim yang bertakwa kepada Allah dan mampu mengajarkan Islam kepada Muslim lainnya.

Hal ini dapat dilihat dari para alumninya yang berhasil mendirikan pesantren-pesantren ala Gontor diseluruh pelosok Nusantara. Saat ini telah hadir 330 an pesantren alumni Pondok Modern Darussalam Gontor, selain itu, pengakuan pemerintah, dalam hal ini menandakan bahwa pesantren model Gontor mendapat respon positif di tengah-tengah masyarakat. Dengan adanya kepercayaan dari masyarakat kepada Pondok Modern Darussalam Gontor, tentunya didukung dengan manajerial yang dijalankan dengan baik oleh lembaga pendidikan tersebut.

Manajemen memainkan peran yang telah ditetapkan yang dapat dicapai secara efektif, efesien, dan optimal. Dengan pengelolaan manajemen yang baik, pelaksanaan pendidikan dapat berjalan dan mendapatkan hasil yang baik. Tidak hanya sekedar menjalankan proses pendidikan yang sudah baik, bahkan harus mampu mencapai kepuasan pelanggan dalam rangka memenuhi kebutuhan, keinginan, dan harapan para pelanggan saat ini dan masa yang akan datang.

Di dalam pengelolaan manajemen yang fokus pada pencapaian kepuasan terhadap pelanggan adalah perlu untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap peserta didik, orang tua, dan lembaga terkait sebagai pelanggan dari luar. Dengan menghasilkan kualitas yang baik, dapat meningkatkan tingkat kepercayaan juga memberikan kepuasan lebih dari pada apa yang diminta dan diinginkan oleh konsumen terhadap pelayanan pendidikan. Salah satu konsep manajemen tersebut dengan cara menerapkan konsep Total Quality Management (TQM).

Total Quality Management (TQM) atau manajemen mutu terpadu merupakan suatu pendekatan dalam menjalankan usaha yang mencoba untuk memaksimumkan daya saing organisasi melalui perbaikan terus-menerus atas produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan dalam rangkan mencapai tujuan yaitu memberikan kepuasan terhadap pelangagan. Total Quality Managenent (TQM) memiliki sistem manajemen yang mampu mengangkat kualitas sebagai strategi usaha yang berorientasi pada kepuasan pelanggan dengan cara melibatkan seluruh anggota organisasi atau institusi. Karena pendidikan yang berkualitas tidak hanya dilihat dari mutu lulusannya saja, melainkan dapat dilihat dari bagaimana lembaga pendidikan tersebut mampu memenuhi kebutuhan pelanggan sesuai dengan standar mutu yang berlaku.

Pondok modern Darusslam Gontor yang mampu memberikan pelayanan yang baik terhadap pelanggan dan memberikan kepuasan terhadap pelanggan dengan pendidikan yang diberikan, bahkan lebih dari yang diharapkan, dengan tingkat kepercayaan dan minat masyarakat yang semakin tinggi untuk menyekolahkan anak-anak di lembaga pendidikan ini, dan di samping itu mampu memaksimumkan daya saing melalui perbaikan-perbaikan juga pengelolaan produk, jasa, manusia, proses, dan laingkungan yang di aplikasikan dalam pelaksanaan manajemennya.

Untuk membaca selengkapnya silahkan buka jurnal EDUCAN: Jurnal Kependidikan Islam Vol 3, No 1 (2019) Management Model Oriented to Customer Satisfaction (TQM) in Gontor Islamic Boarding School (Study Case in Gontor Campus 7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *