Cetak Generasi Pustakawan Dengan Mengunjungi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan provinsi Jawa Tengah

Semarang_27 Juli 2022. Mahasiswi Program Studi Agama Islam Semester 7 Universitas Darussalam Gontor Kampus Mantingan telah melaksanakan kegiatan Outingclass di kota Semarang. Kegiatan ini tidak hanya memberi ilmu dan bermasyarakat saja namun juga menambah ilmu, wawasan dan pengetahuan. Mahasiswi Semester 7 mengadakan kunjungan di Perpustakan Provinsi Jawa Tengah atau yang biasa disebut oleh para pengguna dengan PERWIL (perpustakaan Wilayah) bertempat di Jln. Sriwijaya No.29 A Semarang.

Pada kunjungan ini, bertujuan sesuai dengan Visi dan Misi yang harus dicapai oleh dinas perpustaakaan selama satu tahun kedepan dan program layanannya yang selalu bertambah, bervariasi dan berinovasi. Diantara layanan-layanan yang ada yaitu, deposit, koleksi bereil, sirkulasi dewasa, remaja dan anak, Audiovisual, Naskah Kuno, Call Center, Perpustakaan Keliling dengan 7 armada, bebas pustaka, pujangga, web, e-book dan lain-lain.

Pelajaran yang kami dapatkan dari sebuah perpustakaan ternyata bukan hanya pada lembaran-lembaran buku yang kita baca saja tetapi lebih banyak dan lebih luas dari pada itu. Kunjungan perwil kali ini mengupas pembelajaran untuk menjadi seorang pustakawan. Mempelajari setiap ruang dari ujung kanan gedung perwil hingga ujung kiri, dari lantai dasar hingga lantai teratas-nya. Semuanya merupakan team di balik rapi, bersih, bagus dan indahnya sebuah perpustakaan.

Namun yang terpenting dari semua ruangan yang dimiliki oleh perpustakaan adalah ruang pengelolaan buku, ruangan ini layaknya dapur dalam rumah, masjid dalam pesantren dan jantung dalam tubuh manusia. Ruangan pengelolaan buku adalah ruangan yang mengolah buku dari awal pembelian hingga setiap eksemplarnya dapat bertengger di atas rak baca perpustakaan.

Mahasiswi PAI mengikuti orientasi Pustakawan

Banyak langkah dan tahapan dalam mengolah buku yang pertama di mulai dari penganggaran pembelian koleksi untuk perpustakaan, dilanjutkan dengan pemberian stampel inventaris sebanyak 4 jenis stampel di area buku yang berbeda-beda sesuai dengan kelipatan yang digunakan dalam banyak/sedikitnya halaman yang ada pada buku tersebut, kemudian pemberian nomer pada buku sehingga dapat diketahui ada berapa banyak koleksi yang sudah perpustakaan miliki, selanjutnya buku di klasifikasikan menurut kamus dan panduan klasifikasi pepustakaan, lalu selanjutnya masuklah ke tahap input buku dan pemberian barcoat, dan yang terakhir adalah penyampulan buku. Setelah melalui pengolahan yang mendalam dan mendetail maka buku siap untuk di eksplore oleh para pembaca di ruang baca.

Meski tak semua dari kita menyukai perpustakaan dan ingin terlibat menjadi seorang pustakawan namun dengan pengetahuan ini setidaknya kita dapat menghargai kerja keras team di balik perpustakaan yang bagus, karena tidak semudah itu untuk mengolah satu eksemplar buku saja membutuhkan ketelitian dan melewati berbagai tahap untuk akirnya bisa di nikmati oleh para pembaca. Oleh karena itu mari taati peraturan yang ada di perpustakaan karena dengan mentaatinya kita memudahkan dan meringankan beban mereka.

Seperti nasehat bapak Nasir selaku pembicara dan pemateri dalam acara kunjungan Outingclass, beliau berpesan, “Mendegarkan arahan, membaca petunjuk lalu melakukan nya sesuai perintah itu akan memudahkan petugas dalam bekerja”. Dimanapu kita berada selagi status kita adala tamu maka kita wajib mentaati peraturan yang dibuat oleh sang empunya rumah. Begitulah kira-kira adab dan sopan santun di tempat umum. Salam literasa

Pen. Biddami Fatkhi/Mahasiswi Semester 7

Edit. Staff Fak. Tarbiyah

Leave a Reply