“Pohon Adab: Membina Diri Menapaki Ajaran Imam al-Ghazali”

ghazali

Siman_Kamis, 17 November 2021, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Darussalam Gontor kampus Pusat untuk pembukaan di semester ini telah melaksanakan kajian Diwani (Diwanul Ilmi wal Adabi) bersama al-Ustadz Saiful Anwar, M.Pd. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam. Kajian ini dihadiri oleh segenap civitas akademika Program Studi Pendidikan Agama Islam, terkhusus semester 2 dan 4. Tema yang diangkat pada kesempatan ini adalah “ Pohon Adab: Membina Diri Menapaki Ajaran Imam al-Ghazali”.

Dalam kesempatan ini, beliau menjelaskan bahwa bangsa kita ini sedang dan selalu menghadapi permasalahan-permasalahan yang rumit dan tidak kunjung menemui titik akhir. Permasalahan-permasalahan tersebut di antaranya seperti pembunuhan, perkosaan, kekerasan, korupsi, bahkan baru-baru ini kita mendengar isu yang sangat hangat mengenai Permendikbud No. 30 mengenai permasalahan kekerasan seksual yang menuai kontra oleh berbagai ormas Islam.

Berbagai permasalahan di atas tentu mengingatkan kita kembali akan perkataan Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi dalam Pidatonya di acara Akhir Tahun INSISTS bahwa, “Bangsa kita ini adalah bangsa yang besar, namun masalah-masalah yang ada di dalamnya jauh lebih besar dari pada bangsa itu sendiri.” Pernyataan ini tentu bukan hanya sebatas perkataan tanpa dasar semata. Bukti-bukti yang membenarkan pernyataan ini telah hadir di antara kita saat ini dalam bentuk permasalahan-permasalahan umat yang sangat kompleks.

Berbagai langkah telah ditempuh sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan yang terjadi. Namun pada akhirnya, kita akan sepakat bahwa solusi terbaik yang bisa diupayakan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi adalah melalui pembenahan pada ranah dunia pendidikan. Sebagaimana yang dikatakan oleh Dr. Haidar Bagir bahwa, “Segala bentuk permasalahan dalam kehidupan masyarakat seperti kasus korupsi, konflik, ketidakbahagiaan, kekerasan, dll. apabila kita runtut, maka dapat dikatakan bahwa itu semua bersumber dari dunia pendidikan sebagai pangkalnya.”

Oleh karena itu, al-Ustadz Saiful Anwar dalam kesempatan ini juga menyampaikan bahwa Pendidikan Ilmu dan adab menjadi poros terbesar dalam pendidikan. Kaitannya dengan permasalahan yang terjadi, beliau menjelaskan bahwa pendidikan ilmu dan adab bisa menjadi solusi utama untuk mengatasi permasalahan umat yang terjadi.

Dalam kesempatan ini, beliau menganggat pembahasan yang menarik mengenai permasalahan yang terjadi sekaligus solusi yang ditawarkannya. Solusi yang ditawarkan beliau bungkus dalam bahasan menarik dengan sebutan “Pohon Adab”. Pohon adab ini merupakan analogi yang menarik untuk mempelajari dan mendalami ajaran Imam al-Ghazali, terkhusus pada pembahasan mengenai adab agar lebih terarah dan terstruktur.

Analogi pohon adab ini dipilih untuk memetakan pembelajaran ilmu dan adab dari karya-karya yang dibuat oleh Imam al-Ghazali. Salah satu point penting yang menjadi akar pembahasan pohon adab ini adalah ilmu. Ilmu menduduki posisi sentral sebagai “akar” dalam pohon adab ini. Disusul dengan hasil akhir “buah” di pohon adab ini adalah cinta. Cinta karena Allah dan membenci karena Allah.

Tidak banyak yang beliau sampaikan karena keterbatasan waktu dan kesempatan yang ada. Poin akhir yang beliau sampaikan adalah kita harus tahu bahwa ilmu dan adab ini berperan penting dalam membangun dan menguatkan peradaban umat Islam. Oleh karena itu, seyogyanya bagi setiap pendidik – termasuk calon-calon pendidik – untuk memberikan perhatian khusus mengenai hal ini agar ilmu dan adab bisa hidup dalam setiap proses pembelajaran yang ada. Baik itu pembelajaran formal maupun nonformal yang terjadi di lingkungan keluarga, sekolah, ataupun masyarakat.

 

Oleh     : Krisna Wijaya (Mhs. Prodi PAI Semester 4)

Editor  : Ustadzah Halida Umami, M.Pd.

Leave a Reply