Quantum Qur’an Camp Part 1: Pengenalan Mahasiswi UNIDA dalam Mencintai Al-Qur’an

Pendidikan Agama Islam > Berita > Quantum Qur’an Camp Part 1: Pengenalan Mahasiswi UNIDA dalam Mencintai Al-Qur’an

Mantingan_6/09/2019, Markaz Qur’an telah mengadakan kegiatan baru di UNIDA Gontor Kampus Putri, yaitu Quantum Qur’an Part 1. Acara ini bertujuan untuk lebih mengenal al-Qur’an, metode, keajaiban serta menfaat dalam mempelajarinya. Berbagai kegiatan disusun dan dirancang sedemikian rapi oleh panitia. Seperti, tahajud bersama karantina selama 3 hari, seminar, halaqah, tahsin bersama, dan olahraga. Peserta yang mengikuti kegiatan berjumlah kurang lebih 100 mahasiswi. Dalam kegiatan tersebut acara yang terpenting yaitu seminar bersama dosen-dosen Markaz Qur’an UNIDA Gontor pusat. Semua itu dibawah bimbingan al-Ustadz Kholid Muslih, selaku pembimbing Markaz UNIDA Gontor Pusat.

Pada hari pertama seminar diisi oleh Al-Ustadz Dana Dahlani dengan tahsin qira’ah bersama. Dilanjutkan dengan seminar oleh Al-Ustadz Asif Trisnani,Lc.M.A tema kelebihan al-Qur’an. Dengan mengetahui kelebihan dan keistimewaan yang terkandung di al-Qur’an, mengetahui sejarah sahabat nabi, dan cara untuk cinta dengan al-Qur’an. Acara berjalan dengan lancar, terlihat begitu antusias peserta dalam mengikuti Quantum Qur’an Camp. Kesungguhan mereka dalam mendalami al-Qur ‘an sangat kuat. Seminar di hari selanjutnya bersama Ustadzah Fitri Setyo Rini dengan tema  Membangun Keluarga al-Qur’an. Beliau menyampaikan begitu pentingnya keluarga dan keluarga al-Qur’an adalah keluarga yang didalamnya ada ketaatan dan selalu menjadikan al-Qur’an dan sunnah sebagai asas dalam segala urusan dari hal sekecil apapun. Beliau juga menjelaskan mengenai keluarga teladan ala sejarah keluarga Nabi-Nabi dan  Rasulullah SAW. Dan dilanjutkan seminar bersama al-Ustadz Shohibul Mujtaba, Ma dengan tema lebih dekat dengan al-Qur’an. Beliau menjelaskan cara mencintai al-Qur’an dan mendalaminya. Penjelasan beliau salah satunya adalah Membaca, terbagi menjadi 2 kategori yaitu Kuantitas dan Kualitas. Kualitas adalah membaca dengan sebanyak-banyaknya begitu pula kualitas adalah membaca dengan benar serta tahsinul Qira’ah yang baik dan benar.

Selanjutnya seminar dibawakan oleh al-Ustadz Nofrianto, M.Ag dengan tema keajaiban Al-Qur’an serta memahami arti makna dalam al-Qur’an. Penutupan akhir dari Quantum Camp sendiri bersama al-Ustadz Kholid Muslih, dengan tema Siapa kita jika tanpa mu (al-qur’an). Penjelasan yang sangat memukau dengan menjadikan sosialisasi al-Qur’an di zaman modern saat ini, menguasai masalah dengan al-Qur’an. Visi dan misi dari Quantum Qur’an camp menjadikan jiwa mahasiswi bangkit akan semangat mendalami al-Qur’an yang berjiwa Rabbani. “Ketika kita berada dengan lingkungan bersama dengan orang-orang maka surga akan terasa dekat dan ketika beribadah pun semua terasa memiliki kekuatan tersenidiri, maka itulah gunanya hidup dilingkungan yang baik”. Ustadzah Finia Khairani, peserta Quantum Qur’an. Wassalam. (SINTYA KARTIKA)

Leave a Reply