Webinar Nasional: Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Islam Serta Tantangannya di Masa Pendemi Covid 19

Pendidikan Agama Islam > Berita > Webinar Nasional: Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Islam Serta Tantangannya di Masa Pendemi Covid 19

UNIDA Gontor – Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah Universitas Darussalam Gontor menggelar seminar online yang bertemakan “Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Agama Islam dan Tantangannya di Masa Pendemi Covid-19” dengan menghadirkan Dr. H. Agus Budiman, M.Pd. Dekan Fakultas Tarbiyah sebagai Keynote Speaker, beliau membahas permasalahan pengajaran dan pembelajaran yang terjadi saat pademi Covid-19 dan solusi dari perspektif Islam dalam menghadapi musibah.

Dr.H. Agus Budiman, M.Pd., dalam kesempatan tersebut sangat mengapresiasi acara yang dipanitia oleh Himpunan mahasiswa PAI. “Webinar Nasional yang diselenggarakan pada pagi hari ini semoga memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat indonesia dan khususnya bagi para pendidik yang sedang berjuang untuk mencerdasakan generasi bangsa, disini kita sharing, belajar.” Ungkap beliau.

Acara seminar online  yang berlangsung kurang lebih 3 jam ini mengupas efektifitas pengajaran dan pembelajaran saat masa pandemi dengan menghadirkan dua narasumber. Pertama, Drs. Miftahul Jinan, M.Pd.I. Direkur Griya Parenting Indonesia membahas tentang penerapan metode coacing dalam menguatkan proses mengajar dan belajar.

Beliau menerangkan bahwa seorang guru, orangtua dapat memainkan peran sebagai coach, sehingga pembimbingan yang dihasilkan terhadap setiap anak dapat dilakukan berdasarkan “dossi” dan “takaran” yang sesuai dengan latar belakang siswa. Hal tersebut bertujuan agar seluruh potensi mereka dapat muncul dan berkembangdisadari oleh mereka, untuk kemudian dapat dimaksimalkan dalam bentuk tindakan-tindakan yang bertanggung jawab menuju tujuan-tujuan hidup mereka.

Lebih lanjut Direktur Griya Parenting Indonesia ini menyebutkan ada empat dasar coaching yaitu pertama, proses pembicaraan yang terarah yang dilakukan oleh seorang coach kepada klien, yang kedua, membantu memfasilitasi klien dalam (ketiga) hubungan kemitraan, agar dapat (keempat) menyadari tentang potensi-potensinya, memaksimalkan potensi-potensi tersebut untuk digunakan dalam mencapai kinerja terbaik di dalam kehidupannya.

Kemudian, pada sesi kedua penyampain materi disampaikan oleh Safirudin Al-Baqi, M.A. membahas tentang Langkah-langkah dalam Mengelola Stress Akademik di masa Pandemi Covid-19 Menggunakan Pendekatan Psikologi Islami. Pada sesi ini beliau menjeleaskan sumber stres yang dialami peserta didik dan cara menanganinya.

Leave a Reply